Mencari Jati Diri yang Sesungguhnya

Mencari jati diri yang sesungguhnya - Sahabat sekalian, mungkin tidak lagi asing bagi kita istilah mencari jati diri itu. Jati diri berarti hakikat diri kita. Sederhananya adalah jawaban dari jawaban "siapa sih kita ini". Orang-orang yang sudah menemukan jati dirinya adalah orang yang dapat berjalan sesuai koridor seharusnya. Sementara yang belum menemukan jati dirinya, bisa dibilang ia adalah orang yang masih mencari-cari, atau meraba-raba.
mencari jati diri yang sesungguhnya

Cara Mencari Jati Diri

Namun kemudian muncul sebuah pertanyaan yang cukup besar di benak kita, bagaimana cara mencari jati diri itu. Agar kita dapat menemukan hakikat diri kita yang sebenarnya. Ada beberapa pertanyaan yang seyogyanya dapat kita jawab, pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Siapa kita ini sebenarnya?
  2. Siapa yang menciptakan kita?
  3. Kenapa dan untuk apa kita diciptakan?
  4. Apa kepercayaan yang kita anut?
  5. Siapa orangtua yang telah melahirkan kita?
  6. Apa tujuan kita dalam hidup?
Mencari jati diri yang sesungguhnya dapat dimulai dengan menanyakan pada diri kamu sendiri tentang siapa kamu sebenarnya. Kamu harus menjawab dari hal yang paling dasar: saya adalah makhluk Tuhan. Ketika kamu telah menemukan jawabanmu maka bisa dipakai hukum kausalitas atau sebab-akibat. Begini contohnya: Karena saya adalah makhluk Tuhan, maka saya harus mematuhi segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya!

Hal di atas adalah dasar dari proses mencari jati diri ini karena jati diri kita yang sesungguhnya tidak akan pernah lepas dari tujuan penciptaan kita. Itu adalah rambu-rambu utama, selama kamu masih berpegang teguh pada itu, kamu akan tumbuh menjadi pribadi yang benar dan bersahaja. Pertanyaan kedua dan ketiga bisa kamu jawab dengan merujuk pada pertanyaan pertama tadi.

Sekarang kita lanjut pada pertanyaan ke-4, apa kepercayaan yang kita anut? Kamu tentu punya kepercayaan masing-masing, dengan memahami agamamu sendiri kamu akan menemukan bagaimana mencari jati diri yang sesungguhnya. Misalkan dalam Islam, kamu akan tahu bagaimana cara menjati muslim sejati. Sebagai seorang yang beragama Islam, tentu jati dirimu adalah sebagai muslim atau muslimah sejati.

Pertanyaan ke-5 menunjukkan bahwa kamu bisa mencari jati dirimu melalui keluargamu. Kamu bisa merenungkan siapa orang tuamu. Apakah orangtuamu adalah orang yang kaya atau tidak, apa suku atau marga yang kamu miliki, bagaimana kondisi keluarga besarmu. Kamu yang dilahirkan dalam keluarga yang secara finansial mungkin hanya biasa saja, kamu punya beban yang lebih besar dalam dirimu untuk menyejahterakan keluargamu di masa depan nanti. Tentang kondisi dan tuntutan itu kamulah yang lebih tahu.

Terakhir, dalam mencari jati diri kita memang perlu banyak merenung, namun perenungan kita itu sehendaknya mengacu dan berserah kepada Tuhan semata. Karena sejatinya diri kita ini adalah makhluk-Nya dan diberi tugas untuk senantiasa mengabdi kepada-Nya terlepas dari apa profesi dan bagaimana kehidupan kita di dunia.

Semoga penjelasan singkat mengenai mencari jati diri sesungguhnya ini bisa membantumu.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mencari Jati Diri yang Sesungguhnya"

Post a Comment

Hargailah penulis dengan memberikan apresiasi berupa komentar atau membagikan. Jangan lupa tinggalkan kontak agar saya bisa mengunjungi balik. Salam semangat :)