5 Kiat Memulai Tahun Baru yang Wajib Kamu Lakukan

Pada akhirnya tahun kembali berganti, semalam saya tidak bisa tidur nyenyak karena dentuman petasan jumbo di langit yang kelam. Terbesit keinginan untuk sekadar keluar kos-kosan dan melihat kembang warna-warni di langit kota, tapi ya, gravitasi tempat tidur jauh lebih hebat daripada keinginan yang terbesit tadi. Hmm, saya tidak ingin berlama-lama dengan orientasi di paragraf pertama ini, karena ini adalah postingan pertama saya di tahun 2016 ini saya ingin bahas hal mainstream yaitu kiat memulai tahun baru.

Tahun baru adalah lembaran baru. Ini seperti kamu membuka halaman pertama di buku baru atau setidaknya halaman baru yang dibatasi dengan pembatas semisal kertas lipatan agar ia terpisah dengan lembaran sebelumnya. Bicara soal baru tentu harus diikuti dengan hal-hal baru di belakangnya. Hal-hal tersebut bisa kita transformasikan menjadi beberapa kiat yang seyogyanya kita lakukan agar kebaruan tahun ini benar-benar memberikan sesuatu yang baru bagi kita. So, apa sih hal-hal yang menjadi kiat memulai tahun baru itu?
kiat memulai tahun baru 2016
Kiat Memulai Tahun Baru (credit by playbuzz.com)

Kamu perlu semangat yang baru

Pertama sekali kamu harus memperbaharui semangatmu. Semangat itu bahan bakar, tanpa semangat tidak akan ada tujuan atau destinasi yang akan tercapai. Karena pengandaian kita seperti bahan bakar, tentu saja semangat ini juga bisa habis dan hal yang harus kamu lakukan adalah mengisinya kembali hingga full tank sebelum kamu melesat cepat. Ingat, sesuatu berjalan seperti bagaimana kita memulainya jadi mulailah tahun ini dengan baik.


Mengingat kesalahan yang lalu dan bertekad menjadi pribadi yang lebih baik lagi

Kamu tentu sangat familiar dengan kalimat sakti bahwa "hari ini harus lebih baik dari hari kemarin" atau versi yang lebih mengenanya "orang yang hari ini-nya sama dengan hari kemarin adalah orang yang merugi". Hal yang dapat kita tarik adalah adanya tuntutan akan pembaharuan, adanya tuntutan akan perbaikan. Kalau dalam ilmu produksi disebut continuous improvement. Untuk mencapai perbaikan tersebut tentu kita harus mengingat kesalahan yang lalu kemudian bertekad tidak akan mengulanginya dan memperbaikinya.

Memperbaharui resolusi atau target yang ingin dicapai

Yang satu ini wajib untuk dilakukan karena tanpa adanya resolusi atau target-target yang ingin dicapai kamu bisa saja kehilangan tujuan atau ngelantur kemana-mana. Banyak orang di luar sana memotivasi diri mereka untuk bisa melakukan pencapaian-pencapaian di tahun yang baru. Tidak usah terlalu muluk-muluk, dari hal yang sederhanapun tidak masalah. Saya pribadi juga punya resolusi di tahun ini, misalnya membuat blog ini lebih populer. Tapi tunggu,... resolusimu jangan sampai general seperti itu, buatlah sesuatu yang lebih tertarget dan detil.
Di tahun 2016 saya ingin blog saya tembus di rank di atas 100.000 Alexa, minimal 500 artikel dan 200.000 tayangan laman!
Dengan membuat resolusi yang tertarget kamu akan lebih mudah untuk mengatur strategi, kalau tidak tertarget? Percayalah manajemenmu pasti akan buruk.

Perlu juga lho untuk membuat timeline atau Gantt Chart

Di tahun 2016 kamu mau ngapain saja? Mau kemana, ikut apa dan segala macam. Timeline alias linimasa perlu dibuat agar kamu bisa memberikan proporsi tenaga dan waktu yang efisien. Contohnya nih: Tengah tahun 2016, bulan Juli saya akan naik ke pelaminan. Itu contoh lho ya, bukan resolusi saya. Nah, kalau sudah diberikan waktu begitu tentu kita akan lebih mudah untuk membuat ancang-ancang. Hari ini begini, hari itu begitu. Minimal, kalaupun tidak terwujud plan A-nya (naik pelaminan sebagai pengantin) masih ada plan B, minimal ikut duduk dan foto-foto di pelaminan pas acara nikahan teman, yang penting resolusi tercapai :p

Review Relasi yang Pernah Kamu Miliki

Banyak orang yang suka berteman, punya kenalan yang amat banyak tapi kebanyakan dari orang yang banyak itu (mohon dimaafkan kalau kata banyaknya kebanyakan) kerap melepaskan relasi yang sudah mereka punya. Kenapa begitu? Karena tidak ada komunikasi lanjutan yang akhirnya membuat hubungan renggang. So, kamu perlu dong untuk sekadar Say Hi intinya bertegur sapa dan mendaftar ulang kenalan yang kamu punya. Percayalah, mereka pasti bisa membantumu mencapai resolusimu.

Nah, saya kira itu dulu untuk artikel pertama saya di tahun 2016 ini yang saya beri judul 5 Kiat Memulai Tahun Baru yang Wajib Kamu Lakukan. Banyak sih kiat lainnya yang bisa dilakukan, tentu kamu juga punya cara tersendiri menyambut tahun baru. Meskipun begitu saya rasa apa yang saya utarakan di atas cukup relevan dan patut kamu coba. Ayo lakukan yang terbaik. Salam semangat.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "5 Kiat Memulai Tahun Baru yang Wajib Kamu Lakukan"

Post a Comment

Hargailah penulis dengan memberikan apresiasi berupa komentar atau membagikan. Jangan lupa tinggalkan kontak agar saya bisa mengunjungi balik. Salam semangat :)