Blogger dan Popularitas Univesitas Andalas di Dunia Maya

Tiba-tiba saja saya teringat tentang kampus tercinta yang beberapa tahun lalu sempat mengadakan lomba blog untuk meramaikan blog.unand.ac.id. Ingatan yang cukup kuat untuk menggerakan hati saya untuk menulis tulisan yang kemudian diberi judul “Blogger dan Popularitas Universitas Andalas di Dunia Maya” ini. Sebelum menulis ini lebih lanjut, jika pada akhirnya opini ini tidak terasa pas di hati pembaca yang budiman silakan dikritik. Nah, baiklah, saya lanjutkan.

Beberapa waktu yang lalu saya iseng menelusuri kata kunci “blogger unand” pada mesin pencari, berharap menemukan sebuah komunitas blogger yang isinya mahasiswa atau alumni UNAND. Hitung-hitung mencari teman diskusi dan bertukar pikiran. Jauh dari harapan, saya tidak menemukan hasil yang memuaskan. Ada 2 kata kunci terkait yang muncul untuk pencarian ini: “unand blogger community” dan “blogger universitas andalas”. Selain itu pada beberapa link yang muncul ada judul “andalas blogger community” yang isinya hanya beberapa link anak-anak UNAND (mungkin juga alumni) yang punya blog.

Bahwa dulunya UNAND pernah berusaha

Apa yang kamu pikirkan jika mendengar kata Webometrics? Jika itu tentang ranking universitas maka kamu benar. Tapi lebih tepatnya Webometrics bekerja dengan basis media online. Sederhananya, universitas diranking berdasarkan seberapa sering mereka disebut di dunia maya, seberapa banyak arsip yang mereka ungguh, seberapa banyak laman yang merujuk pada halaman utama/situs universitas. Barangkali kamu lebih mengerti daripada saya.

Menyadari hal itu UNAND telah melakukan usaha dengan menyelenggarakan lomba blog beberapa tahun silam. Dengan memanfaatkan jasa self-hosted dari Wordpress muncul-lah blog.unand.ac.id di mana semua civitas akademika bisa mendaftar di sana—saya dulu juga ikut mendaftar. Lomba ini tentu untuk memancing banyak orang mengobrol/membicarakan hal tentang UNAND, atau setidaknya ada banyak backlink ke situs utama unand.ac.id. Meskipun event ini mendapat cemooh oleh netizen (katanya UNAND kuno telat sekali baru mengadakan hal semacam ini). Alhasil, lomba yang digelar saya rasa tidak terlalu berdampak banyak.

Oh ya, tentang Webometrics dan usaha apa yang dapat kita lakukan, tautan ini mungkin bisa membantu: http://edukasi.kompasiana.com/2012/02/10/sudahkah-kita-membantu-webometrics-universitas-di-indonesia-437946.html

Andai usaha itu dilakukan sungguh-sungguh

Seketika UNAND mempunyai layanan blog untuk civitas akademika, saya menyambutnya dengan decak kagum. Bukan hanya karena waktu itu sedang diadakan lomba (dan saya pengen dapat hadiahnya, hehe) tetapi juga karena saya pikir keren kalau punya ruang pribadi di layanan resmi kampus. Tapi, sayang dikata, saya harus kecewa karena hanya tersedia 50MB ruang penyimpanan dan dengan template yang terbatas! Alhasil hari ini aktivitas di http://blog.unand.ac.id/ sangat-sangat sepi sekali.

Andai usaha itu dilakukan dengan sungguh-sungguh, UNAND bisa saja “investasi” untuk membeli layanan Wordpress yang lumayan, kemudian kampanye besar-besaran di kampus. Mengadakan pelatihan bagi dosen-dosen untuk menggunakan blog untuk memaksa mahasiswa menulis setiap tugas kuliahnya di blog maka rangking UNAND di Webometrics tidak akan jatuh ke nomor 39 seperti saat sekarang ini (lihat: http://www.webometrics.info/en/Asia/Indonesia/ ).

Bagaimana jadinya kalau mahasiswa aktif menulis tentang UNAND

Jika pengelolaan blog UNAND berjalan dengan baik dan menarik hingga saat ini, setidaknya mahasiswa punya lahan untuk cuap-cuap. Seminimal-minimalnya hasil pencarian tentang UNAND akan meningkat, tautan yang merujuk ke situs utama semakin banyak dan tentu saja ranking Webometrics lebih baik bukan omong kosong.

Jika mahasiswa aktif menulis tentang UNAND di jagat maya setidaknya popularitas UNAND akan meningkat. UNAND akan dilirik banyak oleh calon mahasiswa dan sebagainya.

Jadi kemana arah tulisan ini?

Ah iya, hampir lupa saya. Sebenarnya saya ingin mencari tahu lebih banyak tentang komunitas blogger unand jika itu ada. Mencari lahan diskusi tentang kampus tercinta. Mencari komunitas di mana kita bisa saling membangun opini untuk UNAND lebih baik. Atau jika memang belum ada apakah mungkin bagi kita untuk membangunnya?

Pada kesudahannya ini adalah opini pribadi semata, barangkali ada yang setuju ada yang tidak. Barangkali juga ada data saya yang tidak akurat atau mengada-ada. Mohon dimaafkan. Terakhir, mari kita sering-sering berbicara tentang UNAND. Salam.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Blogger dan Popularitas Univesitas Andalas di Dunia Maya"

Post a Comment

Hargailah penulis dengan memberikan apresiasi berupa komentar atau membagikan. Jangan lupa tinggalkan kontak agar saya bisa mengunjungi balik. Salam semangat :)